Terkadang aku berpikir, mengapa cinta begitu kuat menguasai manusia? lama kutermenung dan akhirnya kutemukan jawabnya.....ternyata cinta tidak bersalah, cinta tidak pernah mencoba menguasai menusia, tapi kita saja yang terlalu berlebihan mensakralkan cinta lalu mendudukkannya pada tempat yang terlampau sangat tinggi, akhirnya....?
wanita hilang harga dirinya mengatasnamakan cinta, nyawa hilang dengan mudahnya mengatas namakan pengorbanan untuk cinta......siapa yang patut disalahkan?
aku mendengar lagu pemberontakan dari anak - anak punk marjinal, " cinta pembodohan " kata mereka.... iya, cinta sebenarnya tidak pernah membodohi kita, tapi kita yang terlampau bodoh lalu menyalahkan cinta dengan mengatakannya sebagai buta. " cinta buta " ? memang konyol bila kita pikirkan lagi, apapun alasannya dan seperti apapun kasusnya aku yakin NAFSU berada dibalik semua kata - kata indah itu.
cinta tidak pernah menyakiti siapapun, ia adalah gairah yang menghidupkan,...mereka sakit hati karena nafsu tidak mampu memenuhi kehendaknya.....mereka kehilangan kendali karena mereka tidak mengerti dan tidak mampu membedakan mana cinta mana yag hanya sekedar nafsu belaka.
ada yang berkata padaku " wajarlah kita mencintai lawan jenis kita ".....benar, itu sangat wajar, tapi kita yang terlalu berlebihan memaknainya.....tidakkah kalian lihat bahwa sebenarnya tidak ada cinta sejati kcuali hanya untuk Allah saja?
cinta kepada Allah itu mendorong kita untuk mencintai siapapun yang dengannya kita mampu meraih ridho Allah, cinta pada yang layak untuk dicintai...mencintai dengan cara yang Allah cintai bukan dengan cara yang ia benci...
jika sayap cinta telah patah maka cinta akan tergeletak tak berdaya, tak mampu lagi terbang, akhirnya ia di injak, dihinakan......
sayap itu jangan kita biarkan patah hanya karena kita tertipu oleh sangkar emas yang mewah, kita harus tetap tebang tinggi menuju tempat yang diridhoi, bukan sekedar terbang mengikuti angin yang berhembus....
sayap cinta kita harus kita kepakkan....bila nantinya kita harus hinggap jangan sampai kita melupakan bahwa sebenarnya tujuan kita masih jauh di langit sana.
1 komentar:
trimakasih untuk yang telah menginspirasi tulisan ini....
Posting Komentar