walaupun genderang perang telah ditabuh, tapi tetap saja tubuh ini tak mampu bergerak lebih cepat, dia tetap tertatih...terseok -seok dalam ketidak pastian.....
meskipun kilat menyambar, hujan deras membasahi tubuh namun tetap saja tak mampu ia bergegas mencari tempat bernaung......
Hati ini menjadi buta, telinga menjadi tuli, hati menjadi sekeras batu....mati rasa...oleh hantaman kengerian hidup, hujatan nafsu kita tentang kebajikan yang kita anggap tolol...
tak habis pikir, orang - orang pun tidak peduli bahkan pada diri mereka sendiri.....tidak peduli meskipun mereka selalu dibayangi jerat kematian.
aku berdiri sendiri terdiam,
dalam jeratan kejahiliaan inikah aku harus tetap hidup?
dalam kebisuan dan kelemahan jiwa yang tak mampu mengatakan kebenaran?
langkah kakiku terseok.....
tubuhkupun terseret....arus yang semakin deras...
meskipun guntur menggelegar...tetap saja mereka tak mau mendengar...
0 komentar:
Posting Komentar